03 Juni 2011

Pembagian Waktu di Indonesia

Indonesia terbagi atas 3 daerah waktu yang berbeda. Setiap wilayah berbeda waktu 1 sampai dengan 2 jam walaupun pada saat yang sama/berbarengan. Hal ini disebabkan akibat Wilayah Indonesia yang melebar dari barat ke timur sehingga dipengaruhi oleh rotasi bumi terhadap arah matahari. Dari satu bagian waktu ke bagian waktu sebelahnya adalah berbeda 1 jam secara teori namun secara fakta dari bagian yang satu ke bagian lain tidak berbeda 1 jam.

Contohnya adalah antara bali dan surabaya yang secara de facto hanya berbeda beberapa menit, namun akibat dari pembatasan wilayah waktu menjadi 1 jam. Setiap berbeda 15o bujur bumi berbeda waktu 1 jam.

Berikut ini adalah wilayah untuk masing-masing zona waktu :



  • Waktu Indonesia Bagian Barat (105o Bujur Timur) : Sumatera, Jawa, Madura dan Kalimantan barat.
  • Waktu Indonesia Bagian Tengah (120o Bujur Timur) : Bali, Nusa tenggara barat, Nusa tenggara timur, Sulawesi, Kalimantan selatan, kalimantan tengah, kalimantan timur.
  • Waktu Indonesia Bagian Timur (135o Bujur Timur) : Maluku dan Papua.


Sumber

Iklim di Indonesia


Di Indonesia terdapat tiga jenis iklim yang mempengaruhi iklim di Indonesia,
yaitu iklim musim (muson), iklim tropica (iklim panas), dan iklim laut.

Iklim Musim (Iklim Muson)

Iklim jenis ini sangat dipengaruhi oleh angin musiman yang berubah-ubah setiap periode tertentu. Biasanya satu periode perubahan angin muson adalah 6 bulan. Iklim musim terdiri dari 2 jenis, yaitu Angin musim barat daya (Muson Barat) dan Angin musim timur laut (Muson Tumur). Angin muson barat bertiup sekitar bulan oktober hingga april yang basah sehingga membawa musim hujan/penghujan. Angin muson timur bertiup sekitar bulan april hingga bulan oktober yang sifatnya kering yang mengakibatkan wilayah Indonesia mengalami musim kering/kemarau.

Iklim Tropis/Tropika (Iklim Panas)

Wilayah yang berada di sekitar garis khatulistiwa otomatis akan mengalami iklim tropis yang bersifat panas dan hanya memiliki dua musim yaitu musim kemarau dan musim hujan. Umumnya wilayah Asia tenggara memiliki iklim tropis, sedangkan negara Eropa dan Amerika Utara mengalami iklim subtropis. Iklim tropis bersifat panas sehingga wilayah Indonesia panas yang mengundang banyak curah hujan atau Hujan Naik Tropika.

Iklim Laut

Indonesia yang merupakan negara kepulauan yang memiliki banyak wilayah laut mengakibatkan penguapan air laut menjadi udara yang lembab dan curah hujan yang tinggi.

Sumber

Tanda Kendaraan Bermotor / Plat Nomor di Indonesia

Tanda A Untuk Daerah/Wilayah Banten
Tanda B Untuk Daerah/Wilayah DKI Jakarta
Tanda D Untuk Daerah/Wilayah Bandung
Tanda E Untuk Daerah/Wilayah Cirebon
Tanda F Untuk Daerah/Wilayah Bogor
Tanda G Untuk Daerah/Wilayah Pekalongan
Tanda H Untuk Daerah/Wilayah Semarang
Tanda K Untuk Daerah/Wilayah Pati
Tanda L Untuk Daerah/Wilayah Surabaya
Tanda M Untuk Daerah/Wilayah Madura
Tanda N Untuk Daerah/Wilayah Malang
Tanda P Untuk Daerah/Wilayah Besuki
Tanda R Untuk Daerah/Wilayah Banyumas
Tanda S Untuk Daerah/Wilayah Bojonegoro .
Tanda T Untuk Daerah/Wilayah Kerawang
Tanda AA Untuk Daerah/Wilayah Kedu
Tanda AB Untuk Daerah/Wilayah DI Yogyakarta
Tanda AD Untuk Daerah/Wilayah Surakarta
Tanda AE Untuk Daerah/Wilayah Madiun
Tanda AG Untuk Daerah/Wilayah Kediri
Tanda BA Untuk Daerah/Wilayah Sumatra Barat
Tanda BB Untuk Daerah/Wilayah Sumatra Utara
Tanda BD Untuk Daerah/Wilayah Bengkulu
Tanda BE Untuk Daerah/Wilayah Lampung
Tanda BG Untuk Daerah/Wilayah Sumatra Selatan
Tanda BH Untuk Daerah/Wilayah Jambi
Tanda BK Untuk Daerah/Wilayah Sumatra Timur
Tanda BL Untuk Daerah/Wilayah DI Aceh
Tanda BM Untuk Daerah/Wilayah Riau
Tanda BN Untuk Daerah/Wilayah Bangka
Tanda CC Untuk Daerah/Wilayah Korps Konsul
Tanda CD Untuk Daerah/Wilayah Korps Diplomatik
Tanda DA Untuk Daerah/Wilayah Kalimantan Selatan
Tanda DB Untuk Daerah/Wilayah Minahasa
Tanda DD Untuk Daerah/Wilayah Sulawesi Selatan
Tanda DE Untuk Daerah/Wilayah Maluku Selatan
Tanda DG Untuk Daerah/Wilayah Maluku Utara
Tanda DH Untuk Daerah/Wilayah Maluku Timur
Tanda DK Untuk Daerah/Wilayah Bali
Tanda DL Untuk Daerah/Wilayah Sangihe/Talaud
Tanda DM Untuk Daerah/Wilayah Sulawesi Utara
Tanda DN Untuk Daerah/Wilayah Sulawesi Tengah
Tanda DR Untuk Daerah/Wilayah Lombok
Tanda DS Untuk Daerah/Wilayah Papua
Tanda EA Untuk Daerah/Wilayah Sumbawa
Tanda EB Untuk Daerah/Wilayah Flores
Tanda ED Untuk Daerah/Wilayah Sumba
Tanda KB Untuk Daerah/Wilayah Kalimantan Barat
Tanda KT Untuk Daerah/Wilayah Kalimantan Timur
Tanda W Untuk Daerah/Wilayah Sidoarjo (Jatim)
Tanda Z Untuk Daerah/Wilayah Sumedang (Jabar)

Sumber

28 Mei 2011

Cara Ekstrak File Rar

Sebelum mengekstrak pastikan program winrar atau 7zip telah di instal.

Cara paling sederhana untuk menghindari kegagalan ekstrak yang disebabkan karena kesalahan penamaan file adalah dengan menaruh semua file dalam satu folder. Lalu rubah nama masing-masing part menjadi:

part1
part2
part3
part4
dan seterusnya....

Setelah itu baru diekstrak dengan winrar atau 7zip

Jika cara di atas masih belum berhasil mengekstrak file, maka kemungkinan salah satu file part masih ada yang korup. Untuk itu cari file mana yang masih korup.

Misalnya filenya terdapat 5 buah yaitu part1, part2, part3, part4 dan part5. Pada umumnya antara part1 sampai part4 itu ukuran filenya sama besar, sedangkan untuk file yang terakhir biasanya ukurannya lebih kecil, contoh;

part1= 103 MB
part2= 103 MB
part3= 103 MB
part4= 103 MB
part5= 90 MB

Jadi ketika part1 sampai part4 sizenya tidak sama, bisa dipastikan file dengan size yang beda (lebih kecil biasanya) adalah file yang korup ketika di download.

Semoga Berhasil : )

- Download Winrar : di sini
- Download 7zip: di sini

Sumber

Cara Menampilkan Subtitle FIlm

Setelah di download file subtitle biasany masih dalam format "rar" atau "zip", jika file masih dalam bentuk rar atau zip, maka ekstract lah terlebih dahulu dengan menggunakan aplikasi Winrar.

  • Pindahkan file film dan subtitlenya ke dalam satu folder. Nama film dan subtitlenya harus sama. Misalkan filmnya berjudul Avatar.avi, maka subtitlenya = Avatar.srt.


  • Kemudian putar filmnya dengan aplikasi Windows Media Player. subtitle otomatis akan keluar.

Atau

  • Install aplikasi pemutar video lain seperti VLC Media Player atau Gom Player, Jika film dan subtitlenya sudah berada dalam satu folder serta nama film dan subtitlenya sama, maka otomatis teks akan keluar.


  • Namun jika subtitle tetap tidak keluar, maka masukkan subtitle secara manual dengan cara klik menu Video - pilih Subtitle Track - lalu pilih Load File - Cari/ Browse file subtitlenya terletak di mana, kalau sudah ketemu pilih dan klik OK.

Jika file film berupa MKV, maka bisa diputar dengan menggunakan VLC Media Player.

Download VLC Player di sini
Download Gom Player di sini
Download Win-RAR di sini

27 Mei 2011

Cara Merubah .rar ke .avi, .mkv dan lain-lain

Pertama kita harus memunculkan ekstention pada file film tersebut, caranya:

Buka windows explorer, lalu klik Tools -> Folder Options -> View -> lalu uncheck pilihan hide extentions for known file types.

Setelah itu baru nanti file film-nya akan keliatan ekstension-nya, misalnya yang semula judul filenya avatar menjadi avatar.rar

Nah .rar dibelakang nama file tersebut ganti menjadi .avi atau sesuai keperluannya

Jangan lupa mengembalikan uncheck pilihan hide extentions for known file types supaya nanti tidak terjadi kesalahan dalam merubah nama file pada file yang lain.

Sumber

Istilah Kualitas Gambar Dalam Film


Ada beberapa istilah kualitas film yang sering muncul ketika kita akan men-download sebuah film.

Bluray/HD
Bluray/HD : Resolusi jauh lebih besar yaitu 1920x1080 atau 1280x720 (tergantung filenya). Konsekuensinya, file jadi besar dan memutarnya juga berat, sehingga diperlukan spesifikasi komputer yang tinggi juga. kalau tidak nanti jadi patah-patah. Kualitas ini jauh lebih baik dari DVDRip.

m-HD
m-HD : mini/micro HD: hampir sama dengan HD, tetapi dengan resolusi yang lebih kecil yaitu 1280x5xx, sehingga ukuran file pun juga lebih kecil dibandingkan HD.

BRRip
BRRip : Ripper dari Bluray. Kualitasnya jauh lebih bagus dari DVDRip namun membutuhkan spesifikasi hardware yang lebih tinggi pula. Jika hardware komputer (VGA dan lain-lain) tidak memadai, maka film akan terlihat patah-patah.

DVDRip
DVDRip : yaitu merupakan salinan dari DVD Original. Kualitas gambar dan suaranya baik sekali. DVDRip akan ada jika DVD Originalnya telah ada di pasaran. Bisa mendukung maksimal 720x480 atau 720x576. Nah biasanya ini yang banyak didownload.

TC (Telecine)
TC (Telecine) : yaitu metode pengkopian film digital langsung dari pita. Kualitas suara dan gambarnya sudah sangat baik. Namun karena peralatan yang dibutuhkan untuk merekam telecine ini sangat jarang ditemui dan sudah menjadi langka.

DVDScr
DVDScr : yaitu merupakan dupiklat dari promo DVD yang akan digunakan sebagai promosi. DVDScr akan ada sebelum DVD originalnya keluar di pasaran. Kualitas gambar dan suaranya hampir setara dengan DVDRip, hanya saja pada gambar video sering terdapat beberapa tulisan penjelasan yang terpampang di layar tentang DVD tersebut yang biasanya sedikit menggangu kita.

R5
R5 : untuk tipe ini, kualitas gambar hampir setara dengan DVDRip, tetapi untuk kualitas suara biasanya agak jelek (cempreng) , meskipun ada beberapa yang kualitas suaranya sudah bagus, namun tetap saja masih ada sedikit noise sehingga mengurangi kenyamanan dalam menonton film tersebut.

CAM
CAM : kualitas jenis ini merupakan hasil dari rekaman camera digital, langsung di bioskop sehingga kadang penonton yang lalu lalang ikut terekam. Rekaman kualitas ini biasanya menggunakan mini tripod, sehingga sering terdapat sedikit goncangan. Kualitas video ini sangat jelek. tapi memang sengaja seperti itu agar kesan realnya lebih terasa

TS (Telesync)
TS (Telesync) : kualitasnya hampir sama dengan jenis CAM. Namun kualitas gambar dan suara TS sedikit lebih baik dari CAM karena TS merupakan CAM yang telah dilabel ulang.

Workprint
Workprint : film yang belum diedit efek visualnya secara keseluruhan. Bisanya terdapat adegan yang hilang, suara yang tidak beraturan. Kualitas film ini bervariasi dari yang paling baik hingga yang paling buruk

VCD
VCD : biasanya digunakan untuk transfer kualitas rendah (CAM/TS/TC/Screener (VHS)/TVrip(analog) untuk membuat ukuran file yang lebih kecil.

PPV
PPV : Pay Per View, Jadi bayar setiap kali filmnya ditonton, semacam TV Kabel, nah ini di-RIP jadi kualitasnya hampir kayak VCDRip

Biasanya urutan keluarnya sebuah film di internet yaitu sebagai berikut, meskipun tidak selalu:
CAM -> TS -> R5 / DVDScr -> DVDRip -> BRRip

Sumber